Wisata Candi Prambanan, Candi di Jogja yang Menawan

Ingat cerita rakyat  tentang Roro Jonggrang? Kisah cinta tak sampai Bandung Bondowoso ini telah menjadi cerita turun temurun. Cerita Roro Jonggrang ini lekat dikaitkan dengan Candi Prambanan. Permintaan Roro Jonggrang pada Bandung Bondowoso untuk membuatkan seribu Candi sebelum fajar. Namun belum sampai genap seribu candi, ayam berkokok tanda fajar telah datang. Akhirnya gagal sudah Bandung Bondowoso memperistri Roro Jonggrang. Maka Candi Prambanan ini dikenal dengan seribu Candi, karena adanya legenda Roro Jonggrang. Namun jika mengunjungi Candi Prambanan, sebenarnya hanya terdapat 240 candi. Candi yang dimiliki umat Hindu ini memiliki daya tarik untuk dikunjungi. Selain bangunannya yang indah dan megah, bagian dalam candi pun  juga tidak kalah menariknya. Terdapat relief-relief dengan cerita yang saling menyambung membentuk sebuah cerita tentang bagaimana kehidupan di masa lalu. Jadi selain menikmati kemegahan dan keindahan Candi, pengunjung bisa belajar sejarah dari relief-relief candi ini.

wisata candi prambanan

Sejarah Candi Prambanan

Candi Hindu yang terbesar di Indonesia ini belum dapat dipastikan kapan dibangun. Tetapi berdasarkan prasasti Syiwagrha candi ini dibangun  dibangun sekitar pertengahan abad ke-9 oleh raja dari Wangsa Sanjaya, yaitu Raja Balitung Maha Sambu. Prasasti Syiwagrha yang berangka tahun 778 (856 M) ini ditulis pada masa pemerintahan Rakai Pikatan. Prasasti tersebut ditemukan di sekitar Prambanan dan  saat ini disimpan di Museum Nasional di Jakarta.

Mengenai denah Candi Prambanan, aslinya dulu berbentuk persegi panjang. Area Candi terdiri terdiri atas halaman luar dan tiga pelataran. Yaitu pelataran, yaitu Jaba (pelataran luar), Tengahan (pelataran tengah) dan Njeron (pelataran dalam). Sedangkan halaman luar merupakan areal terbuka yang mengelilingi pelataran luar. Pelataran luar berbentuk bujur dengan luas 390 m2. Pelataran ini dahulu dikelilingi oleh pagar batu. Kini pelataran luar hanya merupakan pelataran kosong.

Di tengah pelataran luar, terdapat pelataran kedua, yaitu pelataran tengah yang berbentuk persegi panjang seluas 222 m2. Sama Seperti Pelataran luar, Pelataran tengah dulu juga dikelilingi pagar batu. Pelataran ini terdiri atas empat teras berundak. Jika masuk ke dalam makin makin tinggi. Hampir semua candi di pelataran tengah tersebut tinggal  reruntuhannya saja.

Pelataran dalam, merupakan pelataran yang paling tinggi letaknya dan yang dianggap sebagai tempat yang paling suci. Pelataran ini berdenah persegi empat seluas 110 m2, dengan tinggi sekitar 1,5 m dari permukaan teras teratas pelataran tengah. Pelataran ini dikelilingi oleh turap dan pagar batu. Di keempat sisinya terdapat gerbang berbentuk gapura paduraksa. Saat ini hanya gapura di sisi selatan yang masih utuh.

Di pelataran dalam terdapat 2 barisan candi yang membujur arah utara selatan. Di barisan barat terdapat 3 buah candi yang menghadap ke timur. Candi yang letaknya paling utara adalah Candi Wisnu, di tengah adalah Candi Syiwa, dan di selatan adalah Candi Brahma. Di barisan timur juga terdapat 3 buah candi yang menghadap ke barat. Ketiga candi ini disebut candi wahana (wahana = kendaraan),  candi diberi nama sesuai dengan binatang tunggangan dewa.

Candi yang berhadapan dengan Candi Wisnu adalah Candi Garuda, yang berhadapan dengan Candi Syiwa adalah Candi Nandi (lembu), dan yang berhadapan dengan Candi Brahma adalah Candi Angsa. Dengan demikian, keenam candi ini saling berhadapan membentuk lorong. Candi Wisnu, Brahma, Angsa, Garuda dan Nandi mempunyai bentuk dan ukuran yang sama. Di ujung utara dan selatan lorong masing-masing terdapat sebuah candi kecil yang saling berhadapan, yang disebut Candi Apit.

Kegiatan yang dilakukan di Candi Prambanan

Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di area Candi Prambanan ini. diantaranya adalah :

1. Belajar Sejarah

Melalui relief yang Ada di Candi ini, pengunjung bisa melihat cerita Ramayana. Mulai dari kelahiran Sri Rama sampai kisah akhir dari cerita Ramayana. Selain itu pengunjung akan bisa tahu kapan, berapa lama dan mengapa candi ini bisa tercipta. Selain itu bisa mengunjungi museum yang ada di kompleks Candi Prambanan. Sebagai sarana edukasi, museum ini berisi berbagai macam benda koleksi peninggalan terdahulu. Tersedia juga audiovisual tentang proses pemugaran candi tersebut.

2. Berkeliling Kawasan Candi Dengan Sepeda

Agar tidak lelah, pengunjung bisa menggunakan sepeda untuk berkeliling area Candi. Dengan membayar sewa seharga Rp 20.000 saja sudah bisa berkeliling area Candi sepuasnya. Tinggal pilihan saja, sepeda dengan dengan kapasitas satu penumpang dan kapasitas dua penumpang.

3. Keliling Kawasan Candi Dengan Kereta Wisata

Pengunjung juga bisa menggunakan karena wisata untuk berkeliling kawasan candi. Cukup membayar Rp 10.000 per orang saja, sekali berkeliling. Tetapi sayangnya, kereta wisata ini hanya bisa berhenti di Candi Sewu sekitar 10-15 menitan saja. Tersedia golf car yang bisa kamu sewa untuk berkeliling kompleks candi agar tidak kelelahan.

4. Mencoba Olahraga Memanah

Bagi yang menyukai panahan di area candi Prambanan terdapat spot memanah yang sengaja disewakan untuk umum dengan tarif Rp 20.000 untuk 12 kali lontaran.

6. Pementasan Sendratari Ramayana (Ramayana Ballet)

Sendratari yang di angkat dari cerita Ramayana ini rutin dipentaskan sejak 1961. Sendratari ini merupakan sebuah pertunjukan yang menggabungkan tari dan drama tanpa dialog. Cerita Ramayana berdasarkan epos Hindu diadaptasi dengan budaya Jawa membuat Sendratari Ramayana menjadi tarian yang menarik. Sendratari Ramayana melibatkan lebih 200 penari profesional dan musisi lokal. Bertempat di panggung terbuka Trimurti, dengan Candi Prambanan sebagai latar belakang. Jadwal pementasan ini digelar pada malam purnama di setiap bulannya, Dimulai pukul 20.00-22.00 WIB. Sendratari Ramayana Prambanan biasa digelar tiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Selama Pandemi ini diadakan setiap hari Sabtu jam 19.30-21.30 di Gedung Trimurti.

7. Memberi Makan Rusa

Di salah Satu kompleks Candi terdapat area untuk melihat binatang seperti Rusa,  cenderawasih, metal, kuda. Pengunjung memberi makan Rusa. Seikat kangkung telah disedikaan untuk memberi makan Rusa. Pengunjung  bisa membelinya disana dengan harga Rp 2.000 saja.

8. Main di Taman Bermain

Area ini diperuntukkan untuk anak. Jika mereka merasa bosan saat berkeliling, anda bisa mampir terlebih dahulu ke area Taman Bermain. Tersedia ayunan, jungkat-jungkit dan perosotan secara gratis yang bisa dimainkan kapan saja.

9. Menonton Film 4D

Pengunjung disediakan ruangan seperti bioskop. Dengan tekhnologi 4D sehingga kualitas gambar dan tingkat kenyataannya lebih besar. Pengunjung akan menggunakan kacamata 4D yang membuat  benar-benar akan merasa sedang berada dan masuk ke dalam film tersebut. Biaya yang harus kamu keluarkan sebesar Rp 35.000/orang.

10. Spot Foto Unik

Selain befoto di dekat candi pengunjung juga bisa befoto di spot favorit area sepeda dan ayunan gantung yang latar belakangnya view bangunan candi. Untuk bisa berpose di sini, pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp 20.000.

11. Menikmati Indahnya Sunset

Pemandangan matahari terbenam dari candi ini tidak kalah dengan pemandangan sunset yang ada di pantai. Melihat indahnya sunset dari balik candi Prambanan. Rona lembayung nampak indah berpadu dengan megahnya bangunan candi.

Fasilitas untuk pengunjung di kompleks candi ini lengkap. Area parkir yang luas, papan informasi yang memadai,  toilet serta mushola yang bersih. Disediakan pula tour guide untuk memandu para wisatawan. Gazebo banyak tersedia untuk beristirahat sejenak. Untuk rombongan pelajar serta mahasiswa per grup setiap kali masuk (dengan surat pengantar dari sekolah/universitas) Minimal 20 orang mendapat potongan.

Harga Paket TWC Prambanan

Berikut paket wisata candi untuk wisatawan domestik yang dapat pengunjung pilih;

1. Paket TWC Prambanan Usia 10 tahun keatas: Rp 50.000. Usia 3 s/d 10 tahun: Rp 25.000, Tiket ini sudah termasuk premi asuransi Rp 500

2 Untuk Paket TWC Prambanan, Plaosan, dan Sojiwan: Rp 30.000,00.

3. Paket Terusan Prambanan – Borobudur

Usia 10 tahun keatas: Rp  75.000, Usia 3 s/d 10 tahun: Rp 35.000

4. Prambanan – Ratu Boko (fasilitas shuttle di Prambanan dan Ratu Boko),Usia 10 tahun keatas: Rp 75.000, Usia 3 s/d 10 tahun: Rp 35.000

5. Paket Prambanan Plaosan Sojiwan

Usia 10 tahun keatas: Rp 75.000, Usia 3 s/d 10 tahun: Rp 35.000

Melepas lelah setelah mengeksplore candi, pengunjung bisa datang ke restoran yang menjual berbagai makanan dan minuman disana. Disini juga banyak toko oleh-oleh dan souvenir untuk dibawa pulang. Tertarik berkunjung ke Candi Prambanan? Berwisata sambil belajar, disinilah tempat yang cocok. Jika anda punya budget lebih, jangan lewatkan untuk menikmati Sendratarinya. Tiket individu minimal Rp 150.000 sampai Rp 500.000, tergantung kelas yang dipilih. Selamat berlibur mengeksplore Candi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top