Ayam goreng Jogja adalah salah satu kuliner unik yang berbeda dengan olahan kebanyakan. Di Jogja ayam goreng tradisionalnya dimasak dengan cara dibacem, ini sudah menjadi kebiasaan dan keunikan tersendiri.
Seiring perkembangan zaman tentu saja ada banyak perubahan resep yang terjadi sehingga membuatnya semakin bervariasi. Mulai dari sentuhan lebih modern atau ingin mencicipi seperti apa cita rasa original.
Apabila kamu memang ingin mencicipi rasa original dari ayam goreng bacem jelas harus datang ke Mbok Sabar. Disini resepnya sudah turun temurun sejak tahun 1966 dan tetap dijaga tanpa adanya perubahan.
Menjaga keaslian resep adalah salah satu cara dari rumah makan Mbok Sabar untuk mempertahankan warisan budaya. Metode bacem yang masih seperti tempo dulu tetap diterapkan sampai sekarang.
Hasilnya bisa dilihat sendiri masih tetap relevan di lidah manusia modern dan penggemarnya tidak habis. Jadi mari kita ulas secara detail tempat ini sebagai salah satu spot destinasi wisata kuliner legendaris Jogja.

Contents ;
Tempat Biasa Saja Tapi Rasanya Luar Biasa
Lokasi yang ada di jalan Jagalan no 23 Yogyakarta ini memang tidak terlalu mencolok jika kita lihat dari luar. Bahkan ketika masuk ke dalam juga masih biasa saja tidak terlalu beda dengan rumah makan pada umumnya.
Hal tersebut ternyata sering menipu mata para wisatawan yang baru pertama kali datang kesini. Tempat tersebut memang suasananya selalu ada pembeli namun tidak pernah penuh sampai kita harus antri.
Ini tentu saja sering disangka sebagai spot makan biasa warga lokal dan kuran menarik mata wisatawan. Namun ternyata jika sudah mencicipinya baru sadar bahwa ayam goreng Mbok Sabar adalah salah satu legenda hidup.
Memang ayam goreng disini bisa dikatakan sebagai OG apabila kita bandingkan dengan lainnya. Tidak hanya dari segi usia usaha saja namun metode dan resep pembuatannya harus diperhitungkan.
Metode bacem ayamnya masih tradisional layaknya dilakukan oleh masyarakat tempo dulu. Jadi dengan mencicipi masakan ini kita bisa sekaligus membayangkan seperti apa pesona kuliner tradisional Jogja.
Rasa manis legit gurih yang ada dalam ayamnya tentu saja dapat membuat lidah semakin bersemangat. Apalagi ayamnya digoreng basah sehingga kita semakin bisa merasakan seperti apa bumbunya.
Tentu saja hal seperti ini dapat dijadikan sebagai rekomendasi apabila kita datang kesana untuk menikmatinya. Wisata kuliner Jogja memang tidak akan lengkap jika belum mampu kesini.
Meskipun memiliki predikat sebagai spot legendaris kamu tidak perlu takut harus antri berjam-jam. Kami tadi sudah tegaskan bahwa lokasi ini selalu ada spot dan pelayanannya juga bagus.
Bedah Rasa, Alasan Kamu Harus Datang Kesini
Pada segmen ini mari kita lakukan bedah rasa sehingga bisa dijadikan sebagai acuan apakah tempatnya worth it atau tidak. Karena salah satu faktor terbesar dalam wisata kuliner jelas bagaimana rasanya.
1. Manis Bacemnya Pas
Salah satu aspek paling sulit dalam membuat bacem terutama ayam adalah menakar kadar manisnya. Tanpa pengalaman selama puluhan tahun hampir mustahil mendapatkan cita rasa bacem dengan manis pas.
Jika kita bandingkan dengan tempat lainnya, bisa jadi bacem mereka terkadang terlalu manis. Bagi orang luar Jogja tentu hal tersebut terlalu ekstrim sehingga membuat penikmatnya merasa sedikit kurang puas.
Mengacu pada aspek orisinalitas sendiri bacem itu manisnya legit pas, jadi tidak sampai manis seperti kue. Akan lebih sulit lagi menerapkannya pada bahan seperti daging ayam dimana konsistensinya rendah.
2. Bumbunya Benar-Benar Meresap
Selain dari teksturnya yang empuk kita dapat merasakan kombinasi bumbunya memang benar-benar meresap. Tentu ini adalah faktor penting karena nantinya ayam digoreng basah.
Artinya kita masih mengharapkan adanya juicy dari bagian dalam pada saat digigit. Sensasi ini tentu saja dapat memberikannya sebuah sentuhan tersendiri pada saat dikonsumsi.
Apalagi saat masih hangat dan dimakan menggunakan nasi putih, jelas semakin sempurna. Sayangnya risiko dari goreng basah adalah ketika sudah dingin degradasinya akan sangat signifikan.
3. Ayamnya Masih Terasa Ayam
Secara harfiah dalam memasak ayam tentu saja cita rasa ayamnya pasti harus masih terjaga. Beda dengan baceman lainnya, disini rasa ayam tidak total tertutupi oleh bumbu rempah.
Jadi kita masih mendapatkan gurih ayam secara alami yang dimasak menggunakan waktu lama. Itu jelas sulit sekali didapatkan apabila memasaknya bukan orang berpengalaman.
Dari bedah rasa tersebut tentu kita bisa membuat ekspektasi kita cukup tinggi saat makan disini. Namun akan lebih bijak lagi jika kamu turunkan sedikit karena terkadang konsistensi penyajiannya kurang baik.
Destinasi Kuliner Sempurna untuk Makan Siang
Jangan takut dengan predikat legendarisnya ketika ingin mampir ke rumah makan Mbok Sabar. Disini bukan spot yang ramainya tidak masuk akal sehingga menunggu satu piring saja sampai berjam-jam.
Para pelanggan akan dilayani secara baik oleh para waiters dan makanannya juga disajikan dengan relatif cepat. Sehingga jika memang lapar dan ingin makan enak maka rumah makan Mbok Sabar adalah solusinya.
Bagi para wisatawan yang baru pertama ke Jogja kami rekomendasikan pakai layanan travel saja. Itu akan mempermudah kamu untuk berkeliling ke berbagai lokasi wisata dan juga destinasi kuliner secara nyaman.
Apabila bepergian secara independen nantinya malah akan semakin repot karena harus berganti banyak moda transportasi. Untungnya ada kami 99jogjaindotrans.com yang siap memberikan kamu pelayanan maksimal.
Jadi baik ingin mengunjungi tempat wisata atau hendak memanjakan lidah, transportasinya akan semakin mudah. Tentu hal tersebut akan menyempurnakan kenyamanan pada saat bepergian disini.
Jangan sampai pengalaman liburan berharga kamu ke Jogja menjadi berantakan karena masalah planning. Dengan menggunakan travel 99jogjaindotrans.com menuju rumah makan Mbok Sabar akan semakin mudah.
Lokasi dan harga menu
Rumah makan berada di tengah kota Yogyakarta, tidak jauh dari titik nol kilometer, sekitar 1,5 km. Tepatnya berada di Jl Jagalan No 20, Beji, Kecamatan Pakualaman.
Harga Menu Makanan
Untuk menyantap menu Makanan yang disajikan Ayam Goreng Mbok Sabar, Jagalan, Anda cukup merogoh kocek sekitar Rp 2.500 – Rp 145.000.
Ayam Utuh Rp 130.000, 1/2 Ayam + Kepala Rp 68.000, 1/2 Ayam Tanpa Kepala Rp 62.000, Dada Menthok Rp 31.000, Gendhing Paha Rp 31.000, Kepala Rp 6.500, Rempelo Rp 2.500, Nasi Putih Rp 5.000, Lalapan Rp 6.500, Sambal Rp 6.500, Ayam Utuh Besar Rp 145.000, Ati Rp 4.000, Ayam Utuh Kremes, Ayam+Lalapan+Sambal Rp 137.500, Bebek Bacem Goreng Rp 135.000
Harga Menu Nasi Dos
Harga untuk menu Nasi Dos di Ayam Goreng Mbok Sabar, Jagalan sangat ekonomis, cukup sediakan uang sekitar Rp 11.500 – Rp 42.500 saja untuk menikmatinya.
Nasi Dada Menthok Rp 35.000, Nasi Gendhing Paha Rp 35.000, Nasi Kepala Rp 11.500, Nasi Ati Ampela Rp 11.500, Nasi Dada + Teh Botol, Nasi+Ayam+Lalap Sambal+Teh Botol Rp 42.500, Nasi Gendhing Paha+Teh Botol, Nasi+Ayam+Lalapsambal+Teh Botol Rp 42.500
