Tebing Breksi Jogja, Wisata, Seni dan Edukasi

Berwisata sambil belajar? Selain museum, tempst-tempat sejarah, wisata edukasi bisa dilakukan sambil berwisata di alam. Jogja selain wisata edukasi berupa museum, kraton, candi-candi anda bisa mengunjungi wisata alam satu ini. Tebing Breksi, yup, ini tebing ini merupakan sebuah endapan abu vulkanik gunung api purba Gunung Semilir. Berada di ketinggian 200 mdpl wistawan dapat melihat panorama alam bagian timur kota Jogja. Susunan batuan yang ada di tebing breksi adalah hasil dari bentukan alam sekitar 20 juta tahun hingga 36 juta tahun yang lalu. Dulu sebelum digunakan sebagai tempat wisata, tempat penambangan batu. Kemudian penambangan dihentikan, karena ternyata ini dulunya merupakan gunung api purba yang harus dilestarikan dan di lindungi. Selain untuk wisata juga dapat menjadi  laboratorium alam untuk sarana edukasi. Akhirnya tempat ini dikembangkan menjadi tempat wisata.

Tebing Breksi, Wisata, Seni dan Edukasi

Tebing Breksi berada di Dusun Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY. Tempat ini cocok untuk menikmati indahnya panorama sunset. Panorama tebing breksi dari sebelah utara terlihat menawan. Dapat melihat pemandangan Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, juga Candi Prambanan Candi barong, Keraton Ratu Boko. Dari sisi barat terlihat pemandangan kota Jogja. Jika cuaca cerah akan tampak  landasan pacu bandara Adi Sucipto. Ketika cuaca bersahabat,dari atas tebing breksi juga dapat menikmati panorama sunset.

Tebing Breksi Jogja

Apa Saja Yang Bisa Dilakukan

Mengunjungi tebing Breksi ada banyak yang bisa dilakukan. Ingin sekedar duduk santai, atau berkeliling, dan menaiki tebing. Ada benerapa spot yang bisa dikunjungi, antara lain;

1. Menikmati Seni Relief Wayang

Pada sisi timur tebing, ada menikmati karya sebuah berupa sebuah relief Wayang. Karya pahatan di dinding ini merupakan spot foto favorite wisatawan. Spot foto ini digemari wisatawan karena memang relief Wayang memiliki desain yang instagramable. Jika ingin ber foto di spot ini pengunjung harus bersabar antri ketika banyak pengunjung. Karena bagi para wisatawan menganggap  tidak sah rasanya jika tidak berfoto direlief wayang ini. Ada juga patung naga yang tempatnya berdekatan. Karena memang ini salah satu icon nya tebing Breksi. Jadi memang layak jika pengunjung memilih spot ini untuk diabadikan pada moment berwisata ke tebing Breksi. Selain sebagai karya seni yang indah, di spot ini juga sebagai sarana edukasi budaya dan seni. Sebagai edukasi science, karena pengunjung bisa melihat, nemegang batuan purba, Dari hasil bentukan alam yang merupakan stupid gunung api purba.

Pembuatan relief ini menbutuhkan waktu sekitar 1,5 bulan. Hasil karya fenomenal ini dipahat oleh Kasdwiyanto, atau yang seeing dipanggil Antok Pahat. Relief Wayang yang dibuat pada awal tahun 2016 ini tema utama yang diambil  adalah Perang Kembang. Menggambarkan perang antara kebajikan dan angkara murka. Angkara murka diwakili oleh pahatan  gambar Buto Cakil yang terlentang tertusuk keris. Ini sebagai gambaran tentang penambangan batu breksi yang dianggap  sebagian orang merusak alam. Kebajikan diwakili oleh pahatan bergambar Raden Arjuna. Ini sebagai gambaran keindahan yang melambangkan pariwisata. Belajar dari relief bergambar Buto Cakil ini memberi pemahaman bahwa manusia akan celaka oleh ulahnya sendiri dalam memanfaatkan alam. Dari tema relief ini fungsi edukasi budaya ini akan didapatkan pengunjung.

2. Patung Naga

Berkunjung ke Tebing Breksi, sudut pemandangan ini tak akan dilewatkan. Relief ornamen  patung naga yang terlihat sangat dominan menghiasi tebing. Desain pahatan ini memadukan ukiran corak patung naga bali dan Yogyakarta. Ornamen Patung naga ini adalah salah satu daya tarik wisata sebagai spot foto di sisi timur tebing breksi. Ini juga merupakan salah satu spot foto andalan di tebing Breksi. Menurut seniman pahatan Kaswidiyanto patung naga ini memiliki makna tentang pentingnya keartistikan yang terpadu di bebatuan tebing breksi. Dalam falsafah jawa, naga ini sendiri berarti sang penjaga. Dibuat pada tahun 2016, butuh waktu sekitar 3 bulan untuk membuat  pahatan naga.  Karena menjadi spot foro favorit Dan letaknya berdekatan dengan tangga menuju puncak tebing, jadi perlu kehati-hatian untuk ber foto disana.

3.Kopi Breksi Tebing Breksi

Ngopi sambil melihat panorama tebing pasti nikmat. Di kopi Breksi cocok untuk kuliner dengan  menyajikan berbagai macam menu makanan, snack ringan, serta berbagai macam minuman. Suasanal sore hari sangat pas untuk datang ke kopi breksi. Selain menikmati hidangan juga bisa menikmati suasana matahari terbenam. Saat yang baik untuk menikmati panorama langit sore di balik megahnya tebing Breksi.

Kopi breksi direkomendasikan untuk berbagai acara baik komunitas maupun keluarga. Berada disebelah timur Taman Tebing Breksi atau sisi utara dekat dengan parkir sepeda motor. Kopi Breksi juga direkomendasikan untuk berbagai acara baik komunitas maupun keluarga.  Tempat ini sering digunakan sebagai tempat pertemuan kapasitas sedang. Menu Kopi Breksi sangat variatif dan harga terjangkau. Buka setiap hari mulai pukul 13:00-21:00 WIB.  Menerima reservasi makan mulai partai kecil hingga partai besar. Pada akhir pekan kopi breksi  menyediakan live musik sebagai pelengkap layanan kepada pengunjung.

4. Taman Batu Breksi Nyawiji 

Taman batu yang didesain cantik dilengkapi dengan landscape kolam ikan di depannya. Dipadu dengan keindahan batuan tebing yang tinggi dengan corak yang terlihat artistik. Taman ini merupakan bentuk pengembangan dari wisata tebing Breksi setelah panggung terbuka Tlatar Seneng. Tempat ini juga digunakan untuk acara pagelaran. Namun ketika pandemi, jika akan mengadakan event ada beberapa syarat wajib dilakukan. Misalnya panitia wajib prokes, sudah vaksin dan telah melakukan test rapid anti gen. Atau bisa  diadakan event  secara online atau live streaming. Taman Batu Breksi Nyawiji ini juga sering digunakan sebagai  spot foto prewedding. Juga sering digunakan sebagai pembuatan konten video oleh konten kreator, seperti konten Tiktok dan Youtube.

5. Amphitheater Umbul Malang Tebing Breksi

Amphitheater Umbul Malang adalah sebuah gelanggang terbuka yang digunakan untuk pertunjukan hiburan dan pertunjukan seni. Berada di sebelah utara Tebing Utama. Amphitheater Umbul Malang merupakan salah satu hasil proses pengembangan wisata Taman Tebing Breksi yang terealisasi. Tempat ini lebih luas dibanding panggung terbuka Tlatar Seneng. Bisa memuat kurang lebih 15.000 wisatawan saat acara event.  Berbagai macam kegiatan bisa dilakukan di Amphiteater Umbul Malang seperti: Gala Dinner,Outbond, Gathering, Live Musik dan event lainnya. Amphitheater di Taman Tebing Breksi lebih dari 2 tempat. Jadi ketika ada yang ingin menyelenggarakan event pada waktu yang bersamaan bisa dilakukan. .

6. Panggung Terbuka Tlatar Seneng

Tlatar seneng adalah nama dari sebuah amphitheater (panggung terbuka). Merupakan awal kawasan Tebing Breksi ini berkembang menjadi kawasan wisata. Panggung yang diresmikan oleh Gubernur DIY pada 30 mei tahun 2015 ini dibangun untuk tempat pelaksanaan kegiatan seni budaya atau pagelaran lain bagi masyarakat.  Tlatar seneng berbentuk  lingkaran sebagai pokok panggung dan tempat duduk yang mampu menampung tak kurang dari 1000 penonton. Jika tidak digunkan untuk event, biasanya tempat ini digunakan pengunjung sekedar duduk dan tiduran diatas rumput yang terhampar di bagian tengah panggung. Deretan tempat duduk tersebut terbuat dari bahan teraso yang berjejer rapi. Disini dapat pengunjung bisa berselfie ataupun menikmati pemandangan tebing dan keindahan view sunset. Panggung terbuka Tlatar Seneng dipakai untuk resepsi pernikahan.

7. Kedung Punokawan

Kedung punokawan dibangun dengan konsep mengkolaborasi tentang air dan batu. Kedung ini merupakan hasil pengembangan dari Tebing Breksi agar terlihat indah.  Embung ini berupa waduk kecil untuk menampung kelebihan air hujan di musim hujan. Kedung ini dibuat bertujuan supaya Tebing Breksi tidaklah terlalu gersang saat musim kemarau. Selain untuk menampung air hujan, embung dimanfaatkan untuk memelihara ikan-ikan nilla,dll. Bisa juga untuk melakukan terapi ikan di pinggir embung.

Nah, tertarik bukan dengan panorama yang disuguhkan oleh Tebing Breksi ini? Fasilitas pendukung juga banyak. Harga tiket masuk terbaru untuk wisatawan domestik adalah Rp 10.000 dan wisatawan asing senilai Rp 20.000. Biaya parkir untuk motor      Rp 2.000, mobil Rp 5.000,  Bus Rp 10.000. Buka 24 jam, namun waktu terbaik untuk menikmati viewnya adalah saat sore hingga malam hari antara pukul 17.00- 20.00 WIB. Tunggu apa lagi, ajak keluarga, atau sahabat, relasi ke tebing Breksi. Menikmati sensasi panorama di ketinggian  200mDpl

Nah, tertarik bukan dengan panorama yang disuguhkan oleh Tebing Breksi ini? Fasilitas pendukung juga banyak. Harga tiket masuk terbaru untuk wisatawan domestik adalah Rp 10.000 dan wisatawan asing senilai Rp 20.000. Biaya parkir untuk motor      Rp 2.000, mobil Rp 5.000,  Bus Rp 10.000. Buka 24 jam, namun waktu terbaik untuk menikmati viewnya adalah saat sore hingga malam hari antara pukul 17.00- 20.00 WIB. Tunggu apa lagi, ajak keluarga, atau sahabat, relasi ke tebing Breksi. Menikmati sensasi panorama di ketinggian  200mDpl

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top